▴ ▴ - KASI PM BERSAMA SEKSI PEMUM TRANTIB KECAMATAN BENER DALAM GIAT MONITORING PENYAKURAN BLT KESRA
- BUPATI PURWOREJO TINJAU LANGSUNG JALAN AMBLES DAN SERAHKAN BANTUAN KEPADA KELUARGA KORBAN MUSIBAH TANAH LONGSOR
- SEKCAM BENER PIMPIN MONITORING MUSDES PENETAPAN APBDES TAHUN 2026 DESA KALIURIP
- UPACARA PERINGATAN HARI IBU KE 97 KECAMATAN BENER
- CAMAT BENER HADIRI MUSDES PERBAIKAN JALAN KABUPATEN RUAS KALIWADER - PEKACANGAN
- DHARMA WANITA PERSATUAN KECAMATAN BENER GELAR SENAM SEHAT BERSAMA
- PEMERINTAH KABUPATEN PURWOREJO GELAR RAKOR PENCEGAHAN KORUPSI DI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2025
- KEPALA DESA NGASINAN LANTIK PERANGKAT DESA UNTUK FORMASI JABATAN KAUR TATA USAHA DAN UMUM SERTA KEPALA DUSUN PESANGGRAHAN
- PERKUAT SINERGI KEAMANAN SEKOLAH, PLT. KASI PEMUM TRANTIB KOORDINASI DENGAN BHABINKANTIBMAS DAN SDN SENDANGSARI
- CAMAT BENER HADIRI SOSIALISASI PELAKSANAAN PLTSL DESA KALIWADER
CAMAT BENER GELAR PATROLI TERPADU GUNA INVESTIGASI PERGERAKAN TANAH DI MEDONO
BENCANA LONGSOR

Keterangan Gambar : Beberapa ruang Kantor Pemerintah Desa Medono retak akibat adanya pergerakan tanah di lingkungan tersebut
Bener. dari hasil pemetaan bencana Kecamatan Bener merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana longsor cukup tinggi di Kabupaten Purworejo. Dari 28 Desa yang ada di Kecamatan Bener hanya 5 Desa yang memiliki tingkat kerawanan rendah terhadap bencana longsor, Selebihnya 23 Desa lainnya memiliki tingkat kerawanan sedang dan tinggi, mengingat topografinya berada di perbukitan, dengan lekukan yang lebih kasar, serta tingkat labilitas tanah yang berbeda pula.
Desa Medono salah satunya 20 tahun terakhir memiliki riwayat pergerakan tanah yang cukup aktif, setidaknya telah terjadi pergerakan tanah di beberapa titik lokasi di Desa Medono. Saat ini pergerakan tanah itu terjadi di seputar Kantor Pemerintah Desa Medono. Akibat pergerakan tanah itu mengakibatkan bangunan di beberapan ruang Kantor Pemerintah Desa Medono mengalami keretakan yang progresnya cukup cepat. Kerusakan serupa juga terjadi di 3 rumah warga yaitu rumah mantan Kepala Desa Medono Suparyadi, Rumah Bapak Slamet, dan rumah Bapak Witamin (anggota Koramil Bener), yang semua berada pada satu garis jalan yang sama.
Atas Kejadian itu Camat Bener meminta Pemerintah Desa Medono untuk membuat laporan secara tertulis ditujukan ke Camat Bener, dengan menyajikan data yang valid, agar dapat ditindak lanjuti ke Bupati Purworejo. Guna mengantispasi hal-hal yang tak diinginkan disarankan agar ruang yang mengalami keretakkan untuk sementara dikosongkan, sambil menunggu tindak lanjut teknis yang dapat mengatasi kondisi tersebut. (nur.070)



