▴ ▴ - Perkuat Promosi Wisata, Bagus Roro Purworejo 2026 Jalin Koordinasi Dengan Kecamatan Bener
- Bank Jateng Purworejo Sosialisasikan Program Layanan Perbankan
- Camat Bener Pimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Dana Desa Ketahanan Pangan TA 2025
- Tim Intensifikasi PBB-P2 Kecamatan Bener Monitoring di Desa Kaliboto
- Apel Pagi Kecamatan Bener: Semangat Kerja dan Perkuat Kolaborasi
- Sekcam Bener Hadiri Penyaluran BLT DD di Desa Kedungloteng
- Mini Loka Karya Tribulanan Kedua Puskesmas Bener Digelar, Bahas Pencegahan Leptospirosis
- Seleksi Kepala Dusun 6 Desa Bener Sukses Digelar, Alwi Nur Ifham Raih Hasil Terbaik
- Memetri Desa Pekacangan 2026, Merawat Tradisi dan Mempererat Kebersamaan
- Tim Inovasi Bapperida Kabupaten Purworejo Lakukan Monitoring dan Evaluasi Inovasi Kecamatan Bener
CAMAT BENER MONITOR LANGSUNG BENCANA ALAM LONGSOR CACABAN LOR
monitoring Bencana Alam longsor

Bener.Intensitas hujan yang masih tinggi saat ini di wilayah Kecamatan Bener menjadi perhatian bagi para pemangku wilayah terkait potensi bencana alam yang terjadi di Kecamatan Bener pada saat musim penghujan. Jumat 20 Mei 2022 hujan derasyang turun di seputar wilayah Kecamatan Bener mulai sekitar pukul 15.30 WIB s/d malam hari menyebabkan bencana alam longsor dibeberapa titik.
Menindaklanjuti laporan bencana Camat Bener bersama Forkopimcam dan Seksi Pemum Trantibun Kecamatan Bener bergegas lakukan monitoring dan assesment dilokasi bencana di dusun Sikopyah Desa Cacaban Lor guna melaporkan hasil assesment ke tingkat kabupaten termasuk langkah evakuasi dan kebutuhan logistik untuk kerja bhakti, dan kebutuhan mendesak lain.
Korban a/n Bp.Iswadi mengalami kerusakan pada bagian rumahnya karena tebing dibelakang rumah setinggi15 meter dengan panjang 25 meter amblas dan longsor sehingga material longsor menimpa dinding rumah korban dan menyebabkan jebol dan meluapnya airkedalam rumah karena material juga menimbun saluran air dihalaman rumah korban.
Camat Bener Agus Widiyanto, S.IP,M.Si saat dilokasi bencana menyampaikan kepada pemilik rumah dan warga sekitar tetap waspada karena hujan masih saja turun dan diminta bersabar atas musibah yang menimpa korban ( Bp. Iswadi )



