▴ ▴ - Perkuat Promosi Wisata, Bagus Roro Purworejo 2026 Jalin Koordinasi Dengan Kecamatan Bener
- Bank Jateng Purworejo Sosialisasikan Program Layanan Perbankan
- Camat Bener Pimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Dana Desa Ketahanan Pangan TA 2025
- Tim Intensifikasi PBB-P2 Kecamatan Bener Monitoring di Desa Kaliboto
- Apel Pagi Kecamatan Bener: Semangat Kerja dan Perkuat Kolaborasi
- Sekcam Bener Hadiri Penyaluran BLT DD di Desa Kedungloteng
- Mini Loka Karya Tribulanan Kedua Puskesmas Bener Digelar, Bahas Pencegahan Leptospirosis
- Seleksi Kepala Dusun 6 Desa Bener Sukses Digelar, Alwi Nur Ifham Raih Hasil Terbaik
- Memetri Desa Pekacangan 2026, Merawat Tradisi dan Mempererat Kebersamaan
- Tim Inovasi Bapperida Kabupaten Purworejo Lakukan Monitoring dan Evaluasi Inovasi Kecamatan Bener
CAMAT BENER MONITORING PENCEMARAN LINGKUNGAN LIMBAH INDUSTRI

Keberadaan industri tahu yang bertempat di pemukiman warga dan berdekatan dengan sungai yang melintas ditengah-tengah desa Kalijambe menjadi perhatian khusus Pemerintah Kecamatan Bener. Camat Bener beserta Babinsa, Babhinkantibmas, tenaga kesehatan dari Puskesmas Bener, didampingi perangkat desa setempat, melakukan monitoring ke dua pada Rabu,11 September 2019 terhadap pencermaran lingkungan akibat limbah industri, guna menindak lanjuti hasil monitoring pertama tahun 2018 ke beberapa tempat produksi tahu dan menemukan beberapa pengusaha tahu terindikasi belum memaksimalkan bak penamupngan yang telah dibuat, karena beberapa diantaranya dalam kondisi rusak. Sehingga produksi limbah tidak sesuai dengan daya bak akibatnya terjadi luapan sebagian limbah ke sungai yang menimbulkan pencemaran bau tak sedap dan kolam warga di sekitar sungai.
Dari investigasi tersebut, Camat Bener melalui tim monitoring menyarankan pengusaha untuk segera memperbaikii bak penampungan yang rusak. Menghimbau Pemerintah Desa Kalijambe untuk memfasilitasi musyawarah antara warga terdampak dengan pelaku usaha, sehingga tidak terjadi miss komunikasi, segera ditemukan solusinya, dan pencemaran tidak terjadi berlarut larut, keberadaan industri tidak menimbulkan pencemaran lingkungan disekitarnya.



