▴ ▴ - INOVASI PUN CAKEP HADIRKAN DUKUNGAN NYATA BAGI PELAKU UMKM DI KECAMATAN BENER
- Perkuat Promosi Wisata, Bagus Roro Purworejo 2026 Jalin Koordinasi Dengan Kecamatan Bener
- Bank Jateng Purworejo Sosialisasikan Program Layanan Perbankan
- Camat Bener Pimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Dana Desa Ketahanan Pangan TA 2025
- Tim Intensifikasi PBB-P2 Kecamatan Bener Monitoring di Desa Kaliboto
- Apel Pagi Kecamatan Bener: Semangat Kerja dan Perkuat Kolaborasi
- Sekcam Bener Hadiri Penyaluran BLT DD di Desa Kedungloteng
- Mini Loka Karya Tribulanan Kedua Puskesmas Bener Digelar, Bahas Pencegahan Leptospirosis
- Seleksi Kepala Dusun 6 Desa Bener Sukses Digelar, Alwi Nur Ifham Raih Hasil Terbaik
- Memetri Desa Pekacangan 2026, Merawat Tradisi dan Mempererat Kebersamaan
CAMAT BENER RESMIKAN PROYEK PAMSIMAS DESA PEKACANGAN, 160 KK WARGA KRISIS AIR BERSIH SEGERA TERTOLONG
AIR BERSIH

Bener. Camat Bener Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah Vivin Suryandari Feriyani, S.STP.MM, Bersama Tim penguji Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Tengah, Dinas PU PR Kabupaten Purworejo, Perwakilan Forkopimcam Bener dari Polsek Bener, Koramil Bener, Kepala UPT Puskesmas Bener Sudharto, S.KM.MM, Bhabinkantibmas dan Kepala Desa Pekacangan, Menghadiri Uji coba sarana Air Minum dan Serah Terima Kegiatan Pamsimas Tahun 2024 di Desa Pekacangan Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo Rabu (30/10/2024).
Uji coba dilaksanakan di lokasi tower PAMSIMAS yang terletak di Dusun Krajan. oleh Tim dari Dinas PU PR Kabupaten Purworejo, dan serah terima dilakukan dari pihak pelaksana kepada Pemerintah Desa, selanjutnya dari Pemerintah Desa di serahkan kepada Pokmas setempat. Hasil uji coba yang dilakukan cukup baik memenuhi persyaratan yang ditentukan. Proyek PAMSIMAS Tahun 2024 Desa Pekacangan di bangun dengan menggunakan sumber dana dari APBN (BPM) sebesar (Rp.400.000.000), APBDes (Rp.108.000.000), dan Swadaya masyarakat (Rp.85.000.000).
Sekertaris Desa Pekacangan Puji Jumahir, A,Md menjelaskan saat ini setidaknya terdapat 160 kepala keluarga Dusun Krajan dan Ngabean, yang sering mengalami krisis air bersih. Harapannya dengan Proyek PAMSIMAS INI dapat segera tertolong. Mengingat wilayah yang mereka tinggali mayoritas berada di lokasi pegunungan yang sulit terdiri dari tebing dan lembah yang cukup tinggi dan curam.
Bahkan ketika musim kemarau, ketika pipanisasi yang mereka bangun dengan metode sederhana tidak lagi mengalirkan air bersih, mereka harus rela kerja keras mengambil air bersih dari sumber mata air yang berada dilembah, yang jaraknya bisa berkilo meter dari tempat tinggal mereka, dan medan jalan yang cukup sulit, mereka harus mengendarai sepada motor, membawa pulang air bersih satu dua jrigen kerumah, agar kebutuhan air bersih keluarga dapat terpenuhi. (Bener Super)



