▴ ▴ - Tim Intensifikasi PBB-P2 Kecamatan Bener Monitoring di Desa Kaliboto
- Apel Pagi Kecamatan Bener: Semangat Kerja dan Perkuat Kolaborasi
- Sekcam Bener Hadiri Penyaluran BLT DD di Desa Kedungloteng
- Mini Loka Karya Tribulanan Kedua Puskesmas Bener Digelar, Bahas Pencegahan Leptospirosis
- Seleksi Kepala Dusun 6 Desa Bener Sukses Digelar, Alwi Nur Ifham Raih Hasil Terbaik
- Memetri Desa Pekacangan 2026, Merawat Tradisi dan Mempererat Kebersamaan
- Tim Inovasi Bapperida Kabupaten Purworejo Lakukan Monitoring dan Evaluasi Inovasi Kecamatan Bener
- Camat Bener Apresiasi Paguyuban Seni Jowo sebagai Wadah Pelestarian Budaya Jawa
- Randu Alas Mancing Mania Meriahkan Desa Wadas, Padukan Hiburan dan Kepedulian Sosial
- Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kecamatan Bener Berlangsung Khidmat
GULA SEMUT ICON PRODUK UNGGULAN DESA NGASINAN SELAIN KRIPIK PISANG
GULA SEMUT NGASINAN

Bener, Ngasinan merupakan satu dari 28 desa yang ada di Kecamatan Bener. Sebagai desa yang terletak di wilayah perbatasan antara Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Wonosobo, lokasi terbilang cukup jauh 9 km dari ibu kota Kecamatan Bener dan 20 km dari kota Purworejo. Dengan ketinggian 600 dpl. Ngasinan merupakan desa Pegunungan sangat pas untuk dikembangkan agirculture dan hutan rakyat. Unggulan hasil pertanian desa ini adalah buah-buahan dan tanaman keras. Maka sangat wajar kalau di desa ini banyak menghasilkan kelapa, pisang, duku, manggis, kokosan, langsep, dan salak.
Industri rumah tangga yang tergabung dalam UMKM di Desa Ngasinan mengembangkan olahan Gula Semut dan kripik pisang. untuk gula semut kualitas produknya sudah memenuhi standar kualitas ekspor. sedang untuk kripik pisang sampai ssaat ini telah merajai pasaran Dalam Kota dan kota-kota besar lainnya, bahkan hingga sampai ibu kota jakarta. Untuk terus meningkatkan kualitas dan usahanya mereka, pelaku usaha kecil ini mendapat bantuan pelatihan dan peralatan dari Dinas Perindustrian Perdagangan dan UMKM Kabupaten Purworejo. Tak hanya itu UMKM Desa Ngasinan juga gencar melakukan promosi dengan mengikuti hasmpir setiap event ekspos yang ada di Kabupaten Purworejo maupun kota-kota lainnya. Guna memudahkan mendapat akses permodalan para pelaku usaha ini juga mengajukan ijin usaha (PIRT), serta sertifikasi halal. Agar dapat go internasional pelaku usaha gula semut mengikuti bimbingan peningakatan kualitas produk dan bergabung dangan eksportir.



