
- H-3 MENJELANG HARI RAYA IDUL FITRI CAMAT BENER MONITOR SITUASI PASAR KALIBOTO
- AKIBAT KONSLETING LISTRIK RUMAH WARGA DESA KALIURIP TERBAKAR
- AKIBAT BISING SUARA HUJAN DERAS DAN KURANG TELITI MEMATIKAN API TUNGKU LANSIA WARGA NGLARIS TAK TAHU SAAT RUMAHNYA TERBAKAR
- LONGSOR DI DESA KETOSARI MENUTUP AKSES JALAN PONDOK PESANTREN KEBON LEGI
- BUPATI PURWOREJO SERAHKAN SECARA SIMBOLIS UANG GANTI RUGI TANAH KAS DESA WADAS YANG TERDAMPAK PEMBANGUNAN BENDUNGAN BENER
- KWARAN BENER SELENGGARAKAN RAMADHAN PEDULI PRAMUKA BERBAGI
- ANTISIPASI LIBUR BERSAMA YANG CUKUP PANJANG DAN HARI RAYA IDUL FITRI CAMAT BENER SELENGGARAKAN STAF MEETING
- CAMAT BENER IKUTI RAKOR PERUBAHAN RKPD 2025 DAN 2026
- CAMAT BENER IKUTI PENGUKUHAN DAN RAKOR TPPS KABUPATEN PURWOREJO
- TAMPIL PERDANA GROUP HADROH TP PKK KECAMATAN BENER TAMPIL SEMANGAT DAN HAPPY
GUNA MENINGKATKAN PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT PEMERINTAH DESA NGASINAN SIAPKAN AMBULAN DESA
Ambulans Desa Ngasinan

Keterangan Gambar : Foto Ambulans Desa Ngasinan
Layanan kesehatan bagi masyarakat Desa Ngasinan, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah akan semakin baik. Hal ini menyusul segera beroperasinya satu unit mobil ambulans. Mobil ambulans tersebut merupakan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Desa (APBdes) Ngasinan tahun anggaran 2019.
Andri mengatakan, mobil ambulans desa ini memang sudah sangat dinantikan warga Desa Ngasinan. Bahkan usulan mobil ambulans desa ini sudah masuk dalam beberapa kali Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Ngasinan. Karena akses Desa ngasinan menuju pusat Kesehatan cukup jauh. Sehingga keberadaan ambulans desa ini cukup penting bagi mobilitas penanganan kesehatan warga desanya.
Selama ini, lanjutnya, salah satu hambatan penanganan kesehatan warga di Desa Ngasinan terkendala oleh sarana transportasi penunjang. Pernah ada orang yang sakit butuh penanganan medis lebih lanjut, menjadi tidak tertolong karena jarak ke rumah sakit cukup jauh. Selain itu untuk membawa warga yang sakit menuju rumah sakit juga jarang dilakukan dengan alat transportasi seadanya yang kurang memadai untuk mendukung layanan medis. Bahkan, ada juga warga yang terpaksa harus melahirkan di tengah perjalanan, karena jarak desa menuju rumah sakit terdekat juga cukup jauh.
"Alhamdulillah, keinginan warga Desa Ngasinan ini direspons oleh Pemerintah Desa. Sehingga mobil ambulans desa yang sangat diharapkan warga tersebut dapat terwujud melalui APBDes" tandasnya.
Pemerintah Desa Ngasinan berharap, kendaraan dukungan Dinas Kesehatan untuk operasional ambulan desa ini. Termasuk juga dengan perawatan berkala mobil ambulans ini agar senantiasa prima saat dibutuhkan untuk menolong pasien atau dalam situasi kedaruratan. Akr87.