▴ ▴ - Kecamatan Bener Monitoring Penetapan RKPDes dan Perubahan APBDes 2026 Desa Cacaban Lor
- Kesenian Tradisional Topeng Ireng Sekar Rimba Sukses Hibur Masyarakat Sidomukti
- Tim Kecamatan Bener Monitoring Musdes Penetapan Perubahan APBDes 2026 Desa Sendangsari
- Malam Tasyakuran HUT ke-81 Kemerdekaan RI Kecamatan Bener Berlangsung Khidmat
- Sekcam Bener Ikuti Rapat Paripurna DPRD Purworejo
- Camat Bener Kukuhkan 70 Anggota Paskibra Kecamatan Bener Tahun 2026
- Lakon “Lahire Sumantri” Semarakkan Merti Desa dan HUT ke-81 RI di Guntur
- Tumuruning Wahyu Kamulyan Warnai Merti Dusun Kalipancer
- Merti Desa Kalitapas, Wujud Syukur dan Doa untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Camat Bener Berikan Motivasi Kepada Paskibra Jelang HUT Ke-81 Republik Indonesia
KAMIS MINGGU PERTAMA PEMERINTAH KECAMATAN BENER BUDAYAKAN PAKAIN ADAT JAWA
Pemerintah Kecamatan Bener Pakai Pakian Adat Jawa

Keterangan Gambar : Pemerintah Kecamatan Bener Foto Bersama saat memakai Pakaian Adat jawa
Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan yang terdiri dari beberapa pulau dimana masing-masing pulaunya memilik budaya dan adat istiadat yang berbeda. Salah satu pulau yang terdapat di Indonesia adalah Pulau Jawa. Pulau Jawa merupakan salah satu pulau yang memiliki luas wilayah yang cukup besar di Indonesia.
Maka tidak salah jika pulau Jawa sendiri memiliki jumlah penduduk yang paling padat dibandingkan dengan pulau lainnya. Seperti yang diketahui bahwa pulau Jawa sendiri terbagi menjadi beberapa provinsi, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Dari keempat provinsi tersebut pastinya setiap wilayah memiliki budaya dan adat istiadat yang berbeda-beda. Tidak terkecuali dengan pakaian adatnya, masing-masing provinsi pun memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri pada pakaian adatnya. Berikut ini beberapa jenis Pakaian Adat Jawa yang berasal dari masing-masing daerah di pulau Jawa.
Pakaian adatnya sendiri terdiri dari Blangkon, Surjan, dan Keris. Bedanya hanya terletak pada bentuk dari masing-masing aksesoris tadi. Nama Baju Adat Jawa Tengah untuk pria disebut dengan Jawi Jangkep (terdiri dari blangkon, baju beskap dan keris). Sedangkan untuk wanita disebut dengana baju Kebaya.
Pemerintah kecamatan bener setiap hari kamis di minggu pertama budayakan memakai pakain adat jawa surjan lengkap, (Akr 87).



