▴ ▴ - KH. MUH YASIN ISI PENGAJIAN HARI SENIN OPD KECAMATAN BENER TENTANG PUASA RAMADHAN
- APEL PAGI HARI SENIN OPD KECAMATAN BENER
- CAMAT BENER HADIRI KOPDAR UMKM WAYAH BENER PERKUAT SINERGI, DORONG KOLABURASI
- KASI PEMUM TRANTIB KECAMATAN BENER HADIRI RAKOR KEPESERTAAN BPJS KETENAGAKERJAAN
- JUMAT SEHAT DENGAN SENAM BERSAMA LINTAS SEKTOR
- Pranata Komputer Kecamatan Bener ikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Kesiapsiagaan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS)
- KECAMATAN BENER SUKSES MELAKSANAKAN MUSRENBANG 2027
- DONOR DARAH PMI BULAN FEBRUARI
- CAMAT BENER MONITORING UJIAN SELEKSI CALON PERANGKAT DESA KALIBOTO
- CAMAT BENER MONITORING DANA TRANSFER KE DESA TAHAP II DESA NGLARIS
KAMIS MINGGU PERTAMA PEMERINTAH KECAMATAN BENER BUDAYAKAN PAKAIN ADAT JAWA
Pemerintah Kecamatan Bener Pakai Pakian Adat Jawa

Keterangan Gambar : Pemerintah Kecamatan Bener Foto Bersama saat memakai Pakaian Adat jawa
Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan yang terdiri dari beberapa pulau dimana masing-masing pulaunya memilik budaya dan adat istiadat yang berbeda. Salah satu pulau yang terdapat di Indonesia adalah Pulau Jawa. Pulau Jawa merupakan salah satu pulau yang memiliki luas wilayah yang cukup besar di Indonesia.
Maka tidak salah jika pulau Jawa sendiri memiliki jumlah penduduk yang paling padat dibandingkan dengan pulau lainnya. Seperti yang diketahui bahwa pulau Jawa sendiri terbagi menjadi beberapa provinsi, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Dari keempat provinsi tersebut pastinya setiap wilayah memiliki budaya dan adat istiadat yang berbeda-beda. Tidak terkecuali dengan pakaian adatnya, masing-masing provinsi pun memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri pada pakaian adatnya. Berikut ini beberapa jenis Pakaian Adat Jawa yang berasal dari masing-masing daerah di pulau Jawa.
Pakaian adatnya sendiri terdiri dari Blangkon, Surjan, dan Keris. Bedanya hanya terletak pada bentuk dari masing-masing aksesoris tadi. Nama Baju Adat Jawa Tengah untuk pria disebut dengan Jawi Jangkep (terdiri dari blangkon, baju beskap dan keris). Sedangkan untuk wanita disebut dengana baju Kebaya.
Pemerintah kecamatan bener setiap hari kamis di minggu pertama budayakan memakai pakain adat jawa surjan lengkap, (Akr 87).



