▴ ▴
Breaking News
- Senam Sehat Lintas Sektor Kecamatan Bener Tingkatkan Kebugaran dan Kebersamaan.
- Camat Bener Hadiri Sosialisasi TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Benowo.
- Balai KB Bener Perkuat Kapasitas Kader Melalui Penyuluhan Program KB.
- Camat Bener Hadiri Peletakan Batu Pertama Gerai Koperasi Desa Merah Putih Desa Kaliwader.
- 120 Warga Ikuti ACF TBC Gratis di Kecamatan Bener.
- Validasi Data PBI-JK Nonaktif, BPS dan PKH Perkuat Koordinasi Lapangan.
- DROPING LOGISTIK PMI UNTIK KELUARGA MUSIBAH DI DESA LEGETAN
- Pelayanan Perekaman e-KTP di Kecamatan Bener Berjalan Tertib dan Lancar
- TIM BPBD KABUPATEN PURWOREJO LAKSANAKAN VERIFIKASI DAMPAK BENCANA PUTING BELIUNG DI DESA BENER KECAMATAN BENER.
- Penarikan Siswa PKL SMK Ma’arif NU 1 Bener, Camat Apresiasi Kontribusi Selama Tiga Bulan.
KASUS MALARIA KEMBALI DITEMUKAN FORKOPIMCAM GERAK CEPAT TEKAN PENULARAN DENGAN MBS
Kasus Malaria

Keterangan Gambar : Slamet Wahyu Widodo, S. Sos staf pelaksana Seksie Pemum Trantibun Kecamatan Bener saat memantau kegiatan MBS di dusun Krajan Desa Legetan, Selasa 17 Mei 2022
Penularan malaria melalui perantara nyamuk diwilayah Kecamatan Bener masih menjadi perhatian serius pemerintah kecamatan dalam rangka mensukseskan eliminasi malaria. Akan tetapi untuk mewujudkan itu ternyata tidak mudah. Mei 2022 muncul kasus di desa Legetan Kecamatan Bener dengan kasus positif malaria 5 kasus yang berada di dusun Krajan.
Mengetahui munculnya kasus malaria tersebut, pemerintah Kecamatan Bener bersama Forkopimcam tekan potensi penularan kasus malaria agar tidak bertambah dengan segera melakukan MBS Selasa 17 Mei 2022 yang dilakukan oleh tenaga medis Dinas Kesehatan dan UPT Puskesmas Bener bersama Kader JMD.
MBS adalah suatu upaya pencarian dan penemuan penderita yang dilakukan melalui survey malaria pada penduduk yang tidak menunjukkan gejala malaria klinis. MBS dilaksanakan agar dapat menemukan penderita secara dini dan memberika pengobatan secepat mungkin, memantau fluktuasi malaria, alat bantu untuk menentukan musim penularan dan kewaspadaan dini terhadap terjadinya kejadian luar biasa malaria (KLB).
Selain melakukan check darah juga pada hari yang sama teah dilkukan bongkar semak pada area/tempat yang diduga menjadi sarang nyamuk. Untuk pencegahan didalam rumah warga dibagika juga kelambu yang diterima langsung oleh sejumlah warga setempat berdasarkan jumlah kamar tidur pada masing-masing KK serta dihibau warga senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dengan pola hidup bersih sehat yang harapannya kedepan tidak ditemukan lagi kasus malaria di desa Legetan
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments



