▴ ▴ - Camat Bener Hadiri Pembentukan Panitia Mutasi Jabatan Perangkat Desa Jati.
- Camat Bener Hadiri Pelaksanaan Jamsostek Pemdes dan Kelembagaan Desa Tahun 2026.
- Pererat Solidaritas, Satlinmas se-Kecamatan Bener Ikuti Outbound di Pantai Dewa Ruci Jatimalang.
- CAMAT BENER HADIRI SADRANAN DI MAKAM SIKAPUK DESA CACABAN KIDUL
- Kecamatan Bener Gelar Rapat Koordinasi Evaluasi dan Penanganan Tentang Ketertiban Umum.
- KH. MUH YASIN ISI PENGAJIAN HARI SENIN OPD KECAMATAN BENER TENTANG PUASA RAMADHAN
- APEL PAGI HARI SENIN OPD KECAMATAN BENER
- CAMAT BENER HADIRI KOPDAR UMKM WAYAH BENER PERKUAT SINERGI, DORONG KOLABURASI
- KASI PEMUM TRANTIB KECAMATAN BENER HADIRI RAKOR KEPESERTAAN BPJS KETENAGAKERJAAN
- JUMAT SEHAT DENGAN SENAM BERSAMA LINTAS SEKTOR
KEPALA DESA LIMBANGAN MELANTIK KADUS IV BONTON
KADES LIMBANGAN LANTIK KADUS BONTON

Keterangan Gambar : Kades Limbangan H. Suryono, S.Hi melantik Muh Talil sebagai Kadus IV Bonton Desa Limbangan Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo
Bener, Kekosongan perangkat desa merupakan kendala besar yang perlu di atasi. Mengingat keutuhan perangkat desa menjadi penentu keberhasilan keinerja pemerintahan desa. Kekosongan Kadus IV Bonton Desa limbangan telah menjadi keprihatinan H. Suryono, S.Hi Kepala Desa Limbangan Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo. Senin 11 Mei 2020 Kepala Desa Limbangn melantik Muh. Talil sebagai Kapala Dusun IV (Bonton) di Balai Desa Limbangan. Pelantikan dihadiri Camat Bener, Agus Widiyanto, S.IP.M.Si, perangkat desa Limbangan, BPD, dan perwakilan tokoh masyarakat.
Kepala Desa Limbangan dalam sambutannya meminta kepada kadus terlantik untuk segera menyesuaikan diri aktif di kegiatan pemerintahan desa sesuai dengan bidang tugas yang menjadi tanggung jawabnya, seraya mengingatkan bahwa perangkat desa merukapan jabatan mulya, sebagai aparatur negara dan pelayanan masyarakat. Camat Bener dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada kepala dusun bonton yang baru dilantik dan pemerintah desa yang telah sukses menyelenggarakan seleksi pengisian kekosongan perangkat desa. Dirinya berharap kepada perangkat yang baru untuk belajar memahami tupoksi, mengusai kondisi wilayah, komunikatif pada masyarakat, serta peka terhadap permasalahan yang ada. mengingat kadus merupakan jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah desa. (nur.070)



