▴ ▴ - Kedungpucang Cup 2026 Resmi Dibuka, Ajang Silaturahmi dan Pencarian Bibit Atlet Voli
- Gunungan UMKM Wayah Bener Raih Juara III Kirab HARNAS UMKM ke-XI
- Kecamatan Bener Ikuti Rakor Penanganan dan Antisipasi Bencana Kekeringan
- Sekcam Bener Hadiri Rapat Paripurna Penetapan Perubahan APBD Purworejo Tahun 2026
- Tim Monitoring Kecamatan Bener Hadiri Musdes Penetapan RKPDes dan APBDes Perubahan Desa Pekacangan
- Kecamatan Bener Monitoring Penetapan RKPDes dan Perubahan APBDes 2026 Desa Cacaban Lor
- Kesenian Tradisional Topeng Ireng Sekar Rimba Sukses Hibur Masyarakat Sidomukti
- Tim Kecamatan Bener Monitoring Musdes Penetapan Perubahan APBDes 2026 Desa Sendangsari
- Malam Tasyakuran HUT ke-81 Kemerdekaan RI Kecamatan Bener Berlangsung Khidmat
- Sekcam Bener Ikuti Rapat Paripurna DPRD Purworejo
KEPALA DESA LIMBANGAN MELANTIK KADUS IV BONTON
KADES LIMBANGAN LANTIK KADUS BONTON

Keterangan Gambar : Kades Limbangan H. Suryono, S.Hi melantik Muh Talil sebagai Kadus IV Bonton Desa Limbangan Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo
Bener, Kekosongan perangkat desa merupakan kendala besar yang perlu di atasi. Mengingat keutuhan perangkat desa menjadi penentu keberhasilan keinerja pemerintahan desa. Kekosongan Kadus IV Bonton Desa limbangan telah menjadi keprihatinan H. Suryono, S.Hi Kepala Desa Limbangan Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo. Senin 11 Mei 2020 Kepala Desa Limbangn melantik Muh. Talil sebagai Kapala Dusun IV (Bonton) di Balai Desa Limbangan. Pelantikan dihadiri Camat Bener, Agus Widiyanto, S.IP.M.Si, perangkat desa Limbangan, BPD, dan perwakilan tokoh masyarakat.
Kepala Desa Limbangan dalam sambutannya meminta kepada kadus terlantik untuk segera menyesuaikan diri aktif di kegiatan pemerintahan desa sesuai dengan bidang tugas yang menjadi tanggung jawabnya, seraya mengingatkan bahwa perangkat desa merukapan jabatan mulya, sebagai aparatur negara dan pelayanan masyarakat. Camat Bener dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada kepala dusun bonton yang baru dilantik dan pemerintah desa yang telah sukses menyelenggarakan seleksi pengisian kekosongan perangkat desa. Dirinya berharap kepada perangkat yang baru untuk belajar memahami tupoksi, mengusai kondisi wilayah, komunikatif pada masyarakat, serta peka terhadap permasalahan yang ada. mengingat kadus merupakan jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah desa. (nur.070)



