▴ ▴
Breaking News
- Tim Intensifikasi PBB-P2 Kecamatan Bener Monitoring di Desa Kaliboto
- Apel Pagi Kecamatan Bener: Semangat Kerja dan Perkuat Kolaborasi
- Sekcam Bener Hadiri Penyaluran BLT DD di Desa Kedungloteng
- Mini Loka Karya Tribulanan Kedua Puskesmas Bener Digelar, Bahas Pencegahan Leptospirosis
- Seleksi Kepala Dusun 6 Desa Bener Sukses Digelar, Alwi Nur Ifham Raih Hasil Terbaik
- Memetri Desa Pekacangan 2026, Merawat Tradisi dan Mempererat Kebersamaan
- Tim Inovasi Bapperida Kabupaten Purworejo Lakukan Monitoring dan Evaluasi Inovasi Kecamatan Bener
- Camat Bener Apresiasi Paguyuban Seni Jowo sebagai Wadah Pelestarian Budaya Jawa
- Randu Alas Mancing Mania Meriahkan Desa Wadas, Padukan Hiburan dan Kepedulian Sosial
- Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kecamatan Bener Berlangsung Khidmat
LONGSOR DI DESA KETOSARI MENUTUP AKSES JALAN PONDOK PESANTREN KEBON LEGI
BENCANA ALAM

Bener. Hujan deras dengan waktu yang cukup panjang mengguyur Kabupaten Purowrejo (Jumat, 28 Maret 2025). Mengakibatkan bencana alam tanah longsor di Dusun Simpu RT. 02 RW 01 Desa Ketosari Kecamatan Bener Kabupaten Putrworejo. Tebing jalan menuju Pondok Pesantren Tasimirutullah Kebon Legi dibawah asuhan KH. Zaenal Mukarom, setinggi 10 meter dengan panjang 5 meter longsor menimbun badan jalan menuju ke Pondok. Akses jalan menuju pondok tertutup tak dapat dilewati karena samping kanan jalan merupakan tebing yang cukup curam.
Camat Bener Kabupaten Purworejo Vivin Suryandari Feriyani, S.STP.MM. bersama anggota Polsek Bener, Kasi Ttrantib Kecamatan Bener dan staf Seksi Trantib meninjau lokasi (Sabtu, 29 Maret 2025). Saat itu masyarakat sekitar pondok bergotong royong membersihkan material lomngsor. Namun karena material longsor cukup banyak, dan bercampur air sehingga cukup menyulitkan evakuasi. Pada saat Forkopimcam Bener meninggalkan lokasi, pembersihan material longsor sedang berlangsung.
Disepakati oleh warga untuk sementara membuka separo jalan terlebih dahulu, agar dapat dilalui kendaraan roda 2. Camat Bener membantu memfasilitasi bantuan alat berat ke BPBD Purworejo, agar semua material longsor dapat di singkirkan, dan akses jalan ke pondok pesantren kembali normal. Akibat kdejadian tanah longsor tersebut, terdapat 3 rumah diatasnya yang sangat rawan bahaya longsor, yaitu rumah milik (Ky. Takim, Romlah, dan KH. Zaenal Mukarom).
Camat Bener menghimbau kepada pemilik 3 rumah tersebut, untuk selalu hati-hati dan siaga jika terjadi hujan lagi yang cukup deras. Satu rumah yang sangat berbahaya akan longsor adalah milik Ibu Romlah (rumah kosong), akibat longsor tersebut posisi bangunannya saat ini hanya berjarak 1 meter dari bibir longsor. (Sumber : Kadus Simpu) (Bener Super)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments



