▴ ▴ - CAMAT BENER BERSAMA FORKOPIMCAM BENER IKUTI AGENDA PANEN RAYA DAN PENGUMUMAN SWASEMBADA PANGAN OLEH PRESIDEN PRABOWO SUBIYANTO SECARA DARING
- Prolanis Puskesmas Bener: Upaya Pengendalian Penyakit Kronis secara Berkelanjutan
- Penarikan Mahasiswa KKN Tematik STAINU Purworejo Tahun 2025 di Desa Guntur
- KASUBAG UMUM KEPEGAWAIAN KECAMATAN BENER MENERIMA SISWA PKL DARI SMK AS SAHRO
- PENERIMAAN SISWA PKL SMK MAARIF NU 1 BENER OLEH CAMAT BENER
- SEBANYAK 652 MAHASISWA KPM UNSIQ GELOMBANG 1 TAHUN 2026 RESMI DITERJUNKAN
- APEL PAGI HARI SELASA KARYAWAN/KARYAWATI KECAMATAN BENER
- KASI PM BERSAMA SEKSI PEMUM TRANTIB KECAMATAN BENER DALAM GIAT MONITORING PENYAKURAN BLT KESRA
- BUPATI PURWOREJO TINJAU LANGSUNG JALAN AMBLES DAN SERAHKAN BANTUAN KEPADA KELUARGA KORBAN MUSIBAH TANAH LONGSOR
- SEKCAM BENER PIMPIN MONITORING MUSDES PENETAPAN APBDES TAHUN 2026 DESA KALIURIP
MUSRENBANGDES NGASINAN TAHUN 2022
MUSRENBANGDES 2022

Bener. Musrenbang rencana kerja Pemerintahan Desa Ngasinan Selasa 14 september 2021 di aula desa Ngasinan. Dihadiri oleh tim 2 dari Kecamatan Bener yang dipimpin oleh Sekcam Bener Vivin Suryandari F, SSTP,.MM. Hadir pula perwakilan forkompincam dari polsek Bener dan Koramil Bener. Peserta musyawarah dari unsur BPD, perangkat desa RT RW, dan tokoh masyarakat desa Ngasinan. Mengingat pelaksanaan musrenbang saat ini masih di masa PPKM maka Protokol Kesehatan mejadi prioritas, seperti social distance sangat di kedepankan bahwa jumlah peserta hanya 25 orang sekitar 30% dari kapasitas ruang aula.
Dalam Sambutannya Sekcam Bener Vivin Suryandari Feriyani, S.STP.MM mengatakan. Bahwa RKPDes tahun 2022 tidak jauh beda dengan tahun 2021 yaitu prioritas penggunaan dana desa masih untuk pemilihan perekonomian masyarakat desa serta pemberdayaan masyarakat. Disampaikan pula untuk pemulihan perekonomian masyarakat desa serta pemberdayaan masyarakat desa di Desa Ngasinan ini sangat penting, mengingat desa Ngasinan berdekatan dengan PSN bendungan bener. Yang saat ini sudah di mulai pengerjaan nya, maka kapasitas masyarakat desa harus ditingkatkan baik dari skill maupun pola pikir agar mampu menangkap peluang tersebut. Sehingga perlu di perbanyak dengan kegiatan pelatihan pelatihan. (nur.070)



