▴ ▴
Breaking News
- Camat Bener Dampingi Tim Verval Kabupaten Dalam Kegiatan Verval Aset KDKMP di Kecamatan Bener
- Camat Bener Hadiri Tasyakuran Peringatan HUT TNI Ke-81 dan Kenaikan Pangkat prajurit TNI R 13 Bener
- Kader Posyandu se-Kecamatan Bener Perkuat Pemahaman tentang Posyandu 6 SPM
- Kecamatan Bener Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
- UNTUK PENGUATAN BRANDING DAN PERLUASAN PASAR CAMAT BENER SELENGGARAKAN BINTEK DIGITAL MARKETING DAN LEGALITAS USAHA
- Perkuat Kinerja Pemerintahan Desa, Sekretaris Desa Wadas Resmi Dilantik
- Camat Bener hadiri Musdes RKP Desa 2026 dan DU-RKP 2027 Desa Medono
- Dorong Pengelolaan Pasar Yang Efisien Dan Transparan, Kecamatan Bener Ikuti Sosialisasi SNI Pasar Rakyat
- Tampil Cantik Dan Inovatif, Kreasi Menu PKK Kecamatan Bener Curi Perhatian Dewan Juri
- 92 Pelajar Ikuti MTQ Kecamatan Bener 2026, Siap Jadi Duta Qurani Masa Depan
Tumuruning Wahyu Kamulyan Warnai Merti Dusun Kalipancer
Merti Desa Dusun Kalipancer

Keterangan Gambar : Penyerahan tokoh wayang Puntadewa atau Yudistira oleh Camat Bener, Bambang Surtianto, kepada Ki Dalang Widi Suryo Wibowo sebagai tanda dimulainya pertunjukan.
Bener _ Camat Bener, Bambang Surtianto, S.Si., M.Acc., menghadiri acara Merti Dusun Kalipancer, Desa Guntur, Kecamatan Bener, pada Selasa malam, 11 Agustus 2026. Kegiatan yang digelar di Dusun Kalipancer tersebut berlangsung meriah dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk oleh dalang Ki Widi Suryo Wibowo dengan lakon Tumuruning Wahyu Kamulyan.
Merti Dusun yang diselenggarakan oleh warga masyarakat Kalipancer Bersatu ini merupakan wujud rasa syukur atas limpahan rahmat, karunia, dan berkah Tuhan Yang Maha Esa yang telah diberikan kepada masyarakat. Selain sebagai ungkapan syukur, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, kebersamaan, serta melestarikan seni dan budaya tradisional di tengah masyarakat.
Pagelaran wayang kulit diawali dengan penyerahan tokoh wayang Puntadewa atau Yudistira oleh Camat Bener, Bambang Surtianto, kepada Ki Dalang Widi Suryo Wibowo sebagai tanda dimulainya pertunjukan.
Melalui kegiatan Merti Dusun, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan terhadap budaya lokal senantiasa terjaga serta dapat terus diwariskan kepada generasi mendatang.
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments



