▴ ▴ - SEKCAM BENER PIMPIN MONITORING DANA TRANSFER TAHAP I DESA CACABAN KIDUL
- Sekcam Bener Hadiri Penyerahan Berkas Hasil Penetapan Calon Anggota BPD Desa Cacaban Kidul Periode 2026–2034
- Monitoring Dana Transfer ke Desa Tahap I Tahun 2026, Kecamatan Bener Tinjau Pelaksanaan Kegiatan di Desa Nglaris
- Sekcam Bener Hadiri Pembukaan Pembangunan Jembatan Penghubung Cacaban Lor–Cacaban Kidul
- Tim Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Laksanakan Monitoring Kearsipan di Kecamatan Bener
- Jelang Forest Art Camp 2026, Kecamatan Bener Perkuat Kesiapan UMKM dan DPO Mulya Aji
- Sekcam Bener Hadiri Pelantikan Perangkat Desa Bener
- Kasi Pemdes Hadiri Sosialisasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan Non Formal
- KASI PEMBANGUNAN KECAMATAN BENER HADIRI SOSIALISASI PELAKSANAAN PROGRAM PAMSIMAS TAHUN 2026
- BENER EXPLOR 2026: Menyusuri Potensi Wisata, UMKM, dan Kebersamaan di Kecamatan Bener
Mini Loka Karya Tribulanan Kedua Puskesmas Bener Digelar, Bahas Pencegahan Leptospirosis
Mini Loka Karya Lintas Sektoral

Keterangan Gambar : Mini Loka Karya Lintas Sektoral Ouskesmas Bener di Aula Kecamatan Bener, Kamis 4 Juli 2026
Bener, 4 Juni 2026 — Puskesmas Bener menyelenggarakan Mini Loka Karya (Minlok) Tribulanan kedua pada hari Kamis, 4 Juni 2026, bertempat di Aula Kecamatan Bener. Kegiatan rutin ini menghadirkan unsur pemerintah kecamatan, aparat keamanan, serta pemangku kepentingan kesehatan dan masyarakat sebagai upaya memperkuat sinergi dalam pencegahan penyakit menular.
Sekretaris Kecamatan Bener, Agus Bambang Aryanto, S.Pd., M.M., hadir mewakili Camat Bener dan memberikan sambutan pembukaan. Turut hadir perwakilan dari Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Purworejo perwakilan Polsek dan Koramil Bener, Kepala Puskesmas Bener, perwakilan Balai Keluarga Berencana (KB), serta tamu undangan dari unsur kepala desa, TP PKK, pendamping desa, dan SDM Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan (PKH). Kehadiran lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara layanan kesehatan dan komunitas dalam upaya promotif dan preventif.
Tema utama minlok kali ini adalah leptospirosis — penyakit zoonosis yang umum ditularkan melalui air atau tanah yang tercemar urin hewan pengerat, terutama tikus. Narasumber dari Puskesmas dan Dinkesda memaparkan pengetahuan dasar mengenai penyebab, gejala, penularan, serta langkah penanganan dan pencegahan yang bisa dilakukan oleh masyarakat.
Dalam pemaparan, dijelaskan bahwa gejala leptospirosis dapat bervariasi, mulai demam mendadak, nyeri otot terutama di betis, sakit kepala, mata merah, hingga gejala yang lebih berat seperti gangguan fungsi hati dan ginjal bila tidak ditangani segera. Pengobatan awal meliputi diagnosis cepat dan terapi antibiotik sesuai indikasi medis, serta perawatan suportif di fasilitas kesehatan.
Dengan langkah kolaboratif ini, Puskesmas Bener berharap peningkatan kewaspadaan masyarakat terkait pencegahan dan menimimalisir kasus leptospirosis dan penyakit lainnya dapat tercapai secara berkelanjutan.



