▴ ▴ - Forkopimcam Bener Sidak SPPG Alam Taro, Pastikan Pemenuhan Gizi Berjalan Sesuai Standar BGN
- 16 KPM Desa Kedungpucang Terima BLT Dana Desa Tahap II Tahun 2026
- Kasi Pemum Trantib Hadiri Penyaluran BLT DD Desa Kalijambe
- 28 Pendonor Ikut Ambil bagian Dalam Kegiatan Donor Darah Rutin PMI di Kecamatan Bener
- SEKCAM BENER HADIRI RAPAT PARIPURNA DPRD BAHAS RAPERDA JAMSOSTEK DAN PENANGGULANGAN STUNTING
- Kejaksaan Negeri Purworejo Gelar Sosialisasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan di Kecamatan Bener
- INOVASI PUN CAKEP HADIRKAN DUKUNGAN NYATA BAGI PELAKU UMKM DI KECAMATAN BENER
- Perkuat Promosi Wisata, Bagus Roro Purworejo 2026 Jalin Koordinasi Dengan Kecamatan Bener
- Bank Jateng Purworejo Sosialisasikan Program Layanan Perbankan
- Camat Bener Pimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Dana Desa Ketahanan Pangan TA 2025
ENIK RIYANI KADER TP PKK KECAMATAN BENER MENJADI NARSUM DINAS PARIWISATA PELATIHAN INOVASI PENYAJIAN KULINER
PALATIHAN PKK

Bener. Enik Riyani warga Dusun Caren Lor RT 01 RW 02 Desa Kaliurip Kecamatan Bener, merupakan sosok wanita yang kreatif dan ulet. Anggota pengurus POKJA III TP PKK Kecamatan Bener ini memiliki skil dan talenta dalam hal tata boga. Maka sah sah saja kalau dirinya membantu dalam kepengurusan pokja 3 TP PKK Kecamatan Bener.
Bakat besarnya semakin terasah dengan belajar secara otodidak, serta melalui keikutsertaan di berbagai lomba yang terkait dengan tata boga atau kuliner. Predikat juara sering ia sandang, bahkan beberapakali mewakili Kabupaten Purworejo pada ajang lomba tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Aset berharga TP PKK Kecamatan Bener ini semakin nyata setelah diminta menjadi salah satu Narsum (Nara Sumber) Dinas Pariswisata Kabupaten Purworejo pada pelatihan Peningkatan Inovasi dan Higienitas Sajian Kuliner bagi para penyelenggera wisata Kabupaten Purworejo pada tanggal 20-22 Oktober 2021.
Hasratnya untuk mengembangkan kuliner di Kabupaten Purworejo semakin kuat. Dirinya beranggapan bahwa Purworejo sejatinya sangat kaya dengan materi untuk mengangkat kuliner yang tak hanya berciri khas namun juga lezat dan menarik. Mengingat setiap desa masih memegang teguh momen budaya atau tradisi kearifan loka yang sampai saat ini masih lestari,yang mana momen ini biasanya tak lepas dengan makanan tradisional.
Kebiasaan ini merupakan aset berharga bagi Kabupaten Purworejo untuk mengangkat dan megembangkan kuliner sebagai daya tarik wisata. Setidaknya ada beberapa aspek untuk menilai ciri khas sebuah kuliner, antara lain, memiliki kekhasan dalam bahan baku, khas dalam cita rasa, khas dalam pengolahan, dan khas dalam inovasi penyajian. Semua komponen tersebut memiliki kontribusi yang penting untuk mengembangkan kuliner.



