▴ ▴
Breaking News
- Apel Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 Kecamatan Bener
- Kecamatan Bener Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Purworejo, Bahas Tiga Raperda Prakarsa
- Kecamatan Bener Hadiri Rakor Pemaparan Hasil Rekomendasi Mitigasi Bencana Tanah Longsor
- Camat Bener Ikuti Studi Komparasi Pelayanan Pajak di Kabupaten Malang
- Camat Bener Hadiri Temu UMKM dan Sarasehan Paguyuban Wayah Bener
- Perkuat Mitigasi Bencana, Kecamatan Bener Bentuk Satuan Tugas Kecamatan Tangguh Bencana
- Kasi Pemerintahan Desa Kecamatan Bener Ikuti Bimtek Kesadaran Hukum bagi Anggota KORPRI Tahun 2026
- Kasubbag Umpeg Kecamatan Bener Ikuti Penguatan Peran dalam Transformasi Pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi
- Camat Bener Lepas 16 Peserta MTQ Pelajar XXXIX dan Mahasiswa Tahun 2026
- Camat Bener Hadiri Pelatihan Pengelolaan dan Pemanfaatan Website Desa Bleber
Kecamatan Bener Hadiri Rakor Pemaparan Hasil Rekomendasi Mitigasi Bencana Tanah Longsor
Rekomendasi Mitigasi Bencana Tanah Longsor

Keterangan Gambar : Kasi Pembangunan, Hidayatusibyan, S.IP Hadiri Rakor Pemaparan Hasil Rekomendasi Mitigasi Bencana Tanah Longsor
Bener – Kasi Pembangunan Kecamatan Bener, Hidayatusibyan, S.IP., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pemaparan Hasil Rekomendasi Mitigasi Bencana Tanah Longsor yang dilaksanakan pada Rabu (21 Oktober 2026) di Aula BPBD Kabupaten Purworejo.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Kalijambe, Yanto Singgih Prasetyo, serta perwakilan Pemerintah Desa Kembaran, Kecamatan Loano.
Rakor ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi mitigasi bencana tanah longsor guna meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi risiko bencana, khususnya pada bangunan yang berada di kawasan rawan longsor.
Dalam upaya mitigasi, sejumlah langkah perlu diperhatikan, antara lain penyediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) pada bangunan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku, serta pembuatan saluran drainase di sekitar bangunan untuk mengendalikan aliran air dan mengurangi risiko yang dapat memicu pergerakan tanah. Langkah-langkah tersebut perlu disesuaikan dengan hasil kajian teknis dan rekomendasi dari instansi terkait.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hasil rekomendasi mitigasi dapat ditindaklanjuti secara tepat oleh pemerintah desa dan pihak terkait, sehingga keselamatan masyarakat lebih terjamin serta risiko dampak bencana tanah longsor dapat diminimalkan.
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments



