▴ ▴ - Tim Intensifikasi PBB-P2 Kecamatan Bener Monitoring di Desa Kaliboto
- Apel Pagi Kecamatan Bener: Semangat Kerja dan Perkuat Kolaborasi
- Sekcam Bener Hadiri Penyaluran BLT DD di Desa Kedungloteng
- Mini Loka Karya Tribulanan Kedua Puskesmas Bener Digelar, Bahas Pencegahan Leptospirosis
- Seleksi Kepala Dusun 6 Desa Bener Sukses Digelar, Alwi Nur Ifham Raih Hasil Terbaik
- Memetri Desa Pekacangan 2026, Merawat Tradisi dan Mempererat Kebersamaan
- Tim Inovasi Bapperida Kabupaten Purworejo Lakukan Monitoring dan Evaluasi Inovasi Kecamatan Bener
- Camat Bener Apresiasi Paguyuban Seni Jowo sebagai Wadah Pelestarian Budaya Jawa
- Randu Alas Mancing Mania Meriahkan Desa Wadas, Padukan Hiburan dan Kepedulian Sosial
- Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kecamatan Bener Berlangsung Khidmat
KITA PERLU BANYAK BELAJAR PADA PERILAKU ORANG LAIN
BELAJAR PADA PERILAKU ORANG LAIN

Tak ada manusia yang sempurna dalam hidup ini, kekurangan dan kelemahan selalu menjadi sifat yang melekat bagi setiap manusia. Didalam setiap kelebihan selalu tersimpan kekurangan atau kelemahan. Tanggung jawab dari itu manusia perlu ikhtiyar dan belajar untuk mengurangi kekurangannya. Tak ada parameter khusus dalam belajar, kemana manusia harus belajar dan kepada siapa harus meminta petunjuk. temapt belajar terbaik adalah tempat yang efektif meberikan solusi atas setiap kekurangan yang dialami. Kita dapat belajar dengan bermacam cara, membaca prinsip teori dan keilmuan (Literasi), bertanya, melihat, mengamati (obsevasi), atau melihat dari suatu kejadian masa lalu maupun yang terjadi disekeliling kita.
Pada kesempatan kita melihat sebuah peristiwa yang cukup inspiratif dari perlilaku orang lain, yaitu sebuah langgkah sederhana yang kadang terlupanakan, Beberapa waktu lalu muncul sebuah postingan dari salah satu sahabat kita di media sosial group laskar menoreh sebuah gambar yang secara singkat menjelaskan sekelompok orang yang tengah memungut sampah pada saat perayaan karnaval di Kelurahan Baledono Purworejo. Kelompok ini merupakan bagian satu kesatuan kegiatan carnaval yang dibentuk oleh panitia, mereka bertugas bukan untuk tampil memperagakan kreasi, keunikan dan kelucuan canval itu sendiri, tapi untuk memungut sampah dari kegiatan canaval sepanjang jalur carnaval yang dilalui.
Dari persitiwa tersebut terdapat pesan yang tersirat bahwa sebuah eforia kemerdekaan tidak dapat dilihat dari satu sisi saja, tetapi tetap harus memperhatikan esensi kemerdekaan dari berbagai dimensi. Hiburan, kebahagian, simbol-simbol kejuangan para pahlawan memang penting untuk disajikan kepada publik. Tapi kita tidak dapat berpaling dari persoalan bangsa yang begitu beragam, dan beberapa diantaranya barangkali masuk dalam kategori memprihatinkan, salah satunya adalah persoalan lingkungan hidup, kebersihan, sanitasi dan sampah. tak perlu berlebihan untuk mencari solusi selama hal tersebut sulit dilaksanakan. Pesan thema peringatanan HUT RI ke-74 SDM unggul Indonesia maju tak selamanya harus dimaknai dengan lompatan-lompatan besar yang sulit dipahami dan dilaksanakan oleh masyarakat, tapi cukup dengan lengkah-langkah kecil namun konsisten dan memberikan manfaat.



