▴ ▴ - INOVASI PUN CAKEP HADIRKAN DUKUNGAN NYATA BAGI PELAKU UMKM DI KECAMATAN BENER
- Perkuat Promosi Wisata, Bagus Roro Purworejo 2026 Jalin Koordinasi Dengan Kecamatan Bener
- Bank Jateng Purworejo Sosialisasikan Program Layanan Perbankan
- Camat Bener Pimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Dana Desa Ketahanan Pangan TA 2025
- Tim Intensifikasi PBB-P2 Kecamatan Bener Monitoring di Desa Kaliboto
- Apel Pagi Kecamatan Bener: Semangat Kerja dan Perkuat Kolaborasi
- Sekcam Bener Hadiri Penyaluran BLT DD di Desa Kedungloteng
- Mini Loka Karya Tribulanan Kedua Puskesmas Bener Digelar, Bahas Pencegahan Leptospirosis
- Seleksi Kepala Dusun 6 Desa Bener Sukses Digelar, Alwi Nur Ifham Raih Hasil Terbaik
- Memetri Desa Pekacangan 2026, Merawat Tradisi dan Mempererat Kebersamaan
MONITORING DD TAHAP I 2021 DESA CACABAN KIDUL
MONEV DD I 2021

Keterangan Gambar : Pengecekan progres administras SPJ DD I Desa Cacaban Kidul oleh Tim Monev Kecamatan Bener
Bener, Guna membantu akuntabilitas kinerja keuangan Pemerintah Desa Camat Bener melakukan monitoring secara periodik ke 28 desa yang ada di wilayah Kecamatan Bener. Untuk itu Camat Bener membentuk Tim Monitoring DD Tahap I Tahun 2021 Tingkat Kecamatan Bener, yang di pimpin oleh Camat Bener Agus Widiyanto, S.IP.M.Si, yang terdiri dari Sekcam Bener Vivin Surayandari Feriyani, S.STP.MM, beberapa pelaksana teknis Kecamatan Bener, dan unsur pendamping desa. Hal ini dilakukan untuk memantau dan memberikan pengawasan terkait pengelolaan dan serapan Dana Desa, serta progres penyusunan laporan prtanggung jawaban.
Selasa 27 Juli 2021 Tim I monitoring Dana Desa Tahap I Kecamatan Bener melakukan monitoring ke Desa Cacaban Kidul. Melalui sekretaris Desa Legetan dan PPTK, bahwa Dana Desa Tahap I digunakan antara lain untuk Kegiatan penanganan covid-19 seperti penyiapan rumah isolasi mandiri, edukasi kepada masyarakat, posko PPKM Desa, Bantuan BLT bagi warga terdampak, Pamsimas, Pembangunan Pengembangan Pendopo Taman Wisata Maanggul Joyo, pembiyaan SDGS, dan pembiayaan sistim informasi desa (Belanja HP dan internet desa).
Dari hasil monitoring diketahui belum semua anggaran dapat diserap karena faktor kebutuhan, dan progres administrasi SPJ sudah cukup baik 80 %. Untuk itu tim meminta kepada bendahara agar segera melengkapi SPJ yang diperlukan.



