▴ ▴
Breaking News
- Merti Desa Cacaban Kidul Momentum Syukur, Silaturahmi, dan Kebersamaan Masyarakat
- Monev Dana Transfer Tahap I Desa Pekacangan
- Apel Pagi dan Staff Meeting Awali Aktivitas Kecamatan Bener
- Upacara Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 Kecamatan Bener
- Sekcam Bener Hadiri Rakor Bulan Dana PMI Tahun 2026 Kabupaten Purworejo.
- Rapat Koordinasi Matangkan Persiapan Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-81 di Kecamatan Bener
- MONEV DANA TRANSFER TAHAP I DESA JATI
- Kasi Trantib Pimpin Monev Dana Transfer Tahap I Tahun 2026 Desa Karangsari
- Kasi Pemerntahan Desa Hadiri Gelar Pengawasan Daerah Bahas Pengelolaan Keuangan dan Persiapan APBDes Perubahan
- Sekcam Bener Hadiri High Level Meeting TPID, TPAKD, dan TP2DD Kabupaten Purworejo Tahun 2026
Puting Beliung Terjang Nglaris dan Ngasinan, Camat Bener Lakukan Assesment Dampak Bencana
Asessment bencana musibah angin puting beliung

Keterangan Gambar : Camat Bener melakukan assesment bencana puting beliung di Desa Nglaris dan Ngasinan Kecamatan Bener.
Bener – Intensitas hujan yang masih cukup tinggi di wilayah Kecamatan Bener menjadi perhatian para pemangku kepentingan terkait potensi terjadinya bencana alam selama musim penghujan. Kondisi cuaca ekstrem tersebut salah satunya terjadi pada Jumat sore, 6 Maret 2026 sekitar pukul 15.30 WIB, ketika hujan disertai angin puting beliung melanda wilayah Desa Nglaris dan Desa Ngasinan, Kecamatan Bener.
Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga dan tempat usaha mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang. Selain itu, kabel induk listrik milik PLN juga dilaporkan putus karena tertimpa pohon yang roboh diterjang angin. Akses jalan kabupaten di beberapa titik di kedua desa tersebut juga sempat terganggu akibat pohon tumbang yang melintang di badan jalan.
Menindaklanjuti laporan kejadian dari pemerintah desa setempat, Camat Bener, Bambang Surtianto, S.Si., M.Acc., bersama petugas BPBD Kab.Purworejo, Kepala Seksi Pemerintahan Umum dan Ketenteraman Ketertiban (Pemum Trantib) Kecamatan Bener, Heppy Sukma Anggara, S.E., beserta anggota langsung turun ke lokasi pada Sabtu, 7 Maret 2026 untuk melakukan assesment terhadap dampak bencana.
Kegiatan assesment tersebut dilakukan guna mengidentifikasi tingkat kerusakan yang terjadi sekaligus menghimpun data yang akan dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten Purworejo. Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk menentukan kebutuhan penanganan lanjutan, termasuk rencana kerja bakti pembersihan lokasi terdampak dan bantuan mendesak bagi warga yang terdampak bencana.
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments



