▴ ▴ - Perkuat Promosi Wisata, Bagus Roro Purworejo 2026 Jalin Koordinasi Dengan Kecamatan Bener
- Bank Jateng Purworejo Sosialisasikan Program Layanan Perbankan
- Camat Bener Pimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Dana Desa Ketahanan Pangan TA 2025
- Tim Intensifikasi PBB-P2 Kecamatan Bener Monitoring di Desa Kaliboto
- Apel Pagi Kecamatan Bener: Semangat Kerja dan Perkuat Kolaborasi
- Sekcam Bener Hadiri Penyaluran BLT DD di Desa Kedungloteng
- Mini Loka Karya Tribulanan Kedua Puskesmas Bener Digelar, Bahas Pencegahan Leptospirosis
- Seleksi Kepala Dusun 6 Desa Bener Sukses Digelar, Alwi Nur Ifham Raih Hasil Terbaik
- Memetri Desa Pekacangan 2026, Merawat Tradisi dan Mempererat Kebersamaan
- Tim Inovasi Bapperida Kabupaten Purworejo Lakukan Monitoring dan Evaluasi Inovasi Kecamatan Bener
RENCANA TATA RUANG DAN PERATURAN ZONASI BADAN OTORITA BOROBUDUR DIKONSULTASIKAN
KONSULTASI PUBLIK BOB

Keterangan Gambar : Camat Bener hadiri Rapat Konsultasi Publik RRTR BOB
Bener, Pengembangan kawasan Badan Otorita Borobudur semakin jelas formatnya. Kegiatan ini tidak hanya retorika semata namun tahap implimentasinya sudah masuk pada tahap penyusunan grand desaighn tata ruang dan pengaturan zonasi. Selasa 27 Agustus 2019 Camat Bener hadiri Rapat Konsultasi Publik Rencana Tata Ruang dan Pengaturan Zonasi Kawasan Badan Otoritas Borobudur BOB, di Hotel Horizon Daerah Istimewa Yogyakarta. Rapat konsultasi publik tersebut merupakan inisiasi Direktur Badan Otoritas Borobudur untuk mengkonsultasikan rencana tata ruang dan peraturan zonasi kawasan Badan Otorita Borobudur (BOB) kepada pejabat pemerintah yang terkait di lingkungan Kabupaten Magelang, Kabupaten Purworejo, dan DIY. Adapun unsur pimpinan tersebut antara lain Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas PU PR, Kepala Badan Pertanahan dan Camat di lingkungan lokasi kawasan.
Rapat konsultasi membahas perihal grand desaighn anilisis renacana tata ruang, rencana tata ruang dan struktur ruang kawasan, ketentuan pengendalian pemanfaatan ruang termasuk kawasan zonasi, materi teknis RRTR yang meliputi fakta dan analisis buku rencana dan album peta, dokumen kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) di kawasan BOB. Rapat konsultasi semakin menghangat dalam pada sesi diskusi, banyak masukan yang disampaikan oleh peserta terkait materi, persoalan dilapangan, yang sekiranya dapat diakomodir oleh BOB, sehingga formulasi RRTR dan KLHS kawasan BOB ini semakin sinergis tidak hanya dari sisi normatif namun juga kondusif dalam implementasinya, sehingga dapat memberikan kontribusi yang positif bagi bagi kawasan dan daerah-daerah penyangga. (nur.070)



