▴ ▴ - Kecamatan Bener Monitoring Penetapan RKPDes dan Perubahan APBDes 2026 Desa Cacaban Lor
- Kesenian Tradisional Topeng Ireng Sekar Rimba Sukses Hibur Masyarakat Sidomukti
- Tim Kecamatan Bener Monitoring Musdes Penetapan Perubahan APBDes 2026 Desa Sendangsari
- Malam Tasyakuran HUT ke-81 Kemerdekaan RI Kecamatan Bener Berlangsung Khidmat
- Sekcam Bener Ikuti Rapat Paripurna DPRD Purworejo
- Camat Bener Kukuhkan 70 Anggota Paskibra Kecamatan Bener Tahun 2026
- Lakon “Lahire Sumantri” Semarakkan Merti Desa dan HUT ke-81 RI di Guntur
- Tumuruning Wahyu Kamulyan Warnai Merti Dusun Kalipancer
- Merti Desa Kalitapas, Wujud Syukur dan Doa untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Camat Bener Berikan Motivasi Kepada Paskibra Jelang HUT Ke-81 Republik Indonesia
SEKSI PMD PERCEPAT PROGRES PENYUSUNAN PROPOSAL BANGUB SARANA PRASARANA
PROGRES PROPOSAL BANGUB SAPRAS

Bener, Penyerapan dana transfer Pemerintah Desa merupakan indikator positif atas kinerja Pemerintah Desa, selain capaian indikator kinerja pemerintah desa, aspek yang tak kalah pentingnya dalam penyerapan anggaran adalah aspek manfaat atas anggran tersebut bagi kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Camat Bener Agus Widiyanto, S.IP.M.Si secara intens terus memonitor, mendampingi, dan mengevaluasi setiap item pengelolaan anggaran desa utamanya yang bersumber dari dana transfer pemerintah. Adapun bentuk monitor yang dilakukan meliputi proses penyusunan proposal, pelaksanaan anggran dilapangan, mengevaluasi hasil penggunaan anggaran tersebut dan penyusunan laporan pertanggung jawaban.
Melalui pelaksana Seks PMD Kecamatan Bener Slamet Rochimin Camat Bener melakukan percepatan penyusunan proposal bantuan gubernur Jawa Tengah untuk sarana prasarana. Pendampingan langsung yang dilakukan oleh pelaksana seksi PMD ini sangat penting guna memberikan motivasi, memberikan petunjuk, dan solusi terhadap hambatan dalam penyusunan proposal tersebut. Hasil pendampingan yang dilakukan bahwa penyusnan proposal bangub bidang sapras telah menyelesaikan pembuatan RAB, dan segera ditindak lanjuti dengan kekurangan lainnya. Upaya ini dilakukan agar proposal yang disusun tidak hanya mencapai deadline awal September, tapi juga untuk menghindari terjadinya kesalahan dalam penyusunan. (nur.070)



