▴ ▴ - INOVASI PUN CAKEP HADIRKAN DUKUNGAN NYATA BAGI PELAKU UMKM DI KECAMATAN BENER
- Perkuat Promosi Wisata, Bagus Roro Purworejo 2026 Jalin Koordinasi Dengan Kecamatan Bener
- Bank Jateng Purworejo Sosialisasikan Program Layanan Perbankan
- Camat Bener Pimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Dana Desa Ketahanan Pangan TA 2025
- Tim Intensifikasi PBB-P2 Kecamatan Bener Monitoring di Desa Kaliboto
- Apel Pagi Kecamatan Bener: Semangat Kerja dan Perkuat Kolaborasi
- Sekcam Bener Hadiri Penyaluran BLT DD di Desa Kedungloteng
- Mini Loka Karya Tribulanan Kedua Puskesmas Bener Digelar, Bahas Pencegahan Leptospirosis
- Seleksi Kepala Dusun 6 Desa Bener Sukses Digelar, Alwi Nur Ifham Raih Hasil Terbaik
- Memetri Desa Pekacangan 2026, Merawat Tradisi dan Mempererat Kebersamaan
SEKSI PMD PERCEPAT PROGRES PENYUSUNAN PROPOSAL BANGUB SARANA PRASARANA
PROGRES PROPOSAL BANGUB SAPRAS

Bener, Penyerapan dana transfer Pemerintah Desa merupakan indikator positif atas kinerja Pemerintah Desa, selain capaian indikator kinerja pemerintah desa, aspek yang tak kalah pentingnya dalam penyerapan anggaran adalah aspek manfaat atas anggran tersebut bagi kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Camat Bener Agus Widiyanto, S.IP.M.Si secara intens terus memonitor, mendampingi, dan mengevaluasi setiap item pengelolaan anggaran desa utamanya yang bersumber dari dana transfer pemerintah. Adapun bentuk monitor yang dilakukan meliputi proses penyusunan proposal, pelaksanaan anggran dilapangan, mengevaluasi hasil penggunaan anggaran tersebut dan penyusunan laporan pertanggung jawaban.
Melalui pelaksana Seks PMD Kecamatan Bener Slamet Rochimin Camat Bener melakukan percepatan penyusunan proposal bantuan gubernur Jawa Tengah untuk sarana prasarana. Pendampingan langsung yang dilakukan oleh pelaksana seksi PMD ini sangat penting guna memberikan motivasi, memberikan petunjuk, dan solusi terhadap hambatan dalam penyusunan proposal tersebut. Hasil pendampingan yang dilakukan bahwa penyusnan proposal bangub bidang sapras telah menyelesaikan pembuatan RAB, dan segera ditindak lanjuti dengan kekurangan lainnya. Upaya ini dilakukan agar proposal yang disusun tidak hanya mencapai deadline awal September, tapi juga untuk menghindari terjadinya kesalahan dalam penyusunan. (nur.070)



