▴ ▴ - Pelantikan Perangkat Desa Jati, Camat Bener Dorong Peningkatan Kinerja dan Kebersamaan
- Raker Evaluasi dan Halal Bihalal, TP PKK Kecamatan Bener Perkuat Program 2026.
- CAMAT BENER MENGHADIRI RAKOR PERSIAPAN UPACARA PEMBUKAAN TMMD SENGKUYUNG TAHAP II TAHUN 2026.
- 75 Barung Ramaikan Pesta Siaga Pramuka Bener Tahun 2026.
- Pemerintah Desa Nglaris Gelar Musdes Pembentukan Panitia BPD 2026.
- Senam Sehat Lintas Sektor Kecamatan Bener Tingkatkan Kebugaran dan Kebersamaan.
- Camat Bener Hadiri Sosialisasi TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Benowo.
- Balai KB Bener Perkuat Kapasitas Kader Melalui Penyuluhan Program KB.
- Camat Bener Hadiri Peletakan Batu Pertama Gerai Koperasi Desa Merah Putih Desa Kaliwader.
- 120 Warga Ikuti ACF TBC Gratis di Kecamatan Bener.
SEKSI PMD PERCEPAT PROGRES PENYUSUNAN PROPOSAL BANGUB SARANA PRASARANA
PROGRES PROPOSAL BANGUB SAPRAS

Bener, Penyerapan dana transfer Pemerintah Desa merupakan indikator positif atas kinerja Pemerintah Desa, selain capaian indikator kinerja pemerintah desa, aspek yang tak kalah pentingnya dalam penyerapan anggaran adalah aspek manfaat atas anggran tersebut bagi kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Camat Bener Agus Widiyanto, S.IP.M.Si secara intens terus memonitor, mendampingi, dan mengevaluasi setiap item pengelolaan anggaran desa utamanya yang bersumber dari dana transfer pemerintah. Adapun bentuk monitor yang dilakukan meliputi proses penyusunan proposal, pelaksanaan anggran dilapangan, mengevaluasi hasil penggunaan anggaran tersebut dan penyusunan laporan pertanggung jawaban.
Melalui pelaksana Seks PMD Kecamatan Bener Slamet Rochimin Camat Bener melakukan percepatan penyusunan proposal bantuan gubernur Jawa Tengah untuk sarana prasarana. Pendampingan langsung yang dilakukan oleh pelaksana seksi PMD ini sangat penting guna memberikan motivasi, memberikan petunjuk, dan solusi terhadap hambatan dalam penyusunan proposal tersebut. Hasil pendampingan yang dilakukan bahwa penyusnan proposal bangub bidang sapras telah menyelesaikan pembuatan RAB, dan segera ditindak lanjuti dengan kekurangan lainnya. Upaya ini dilakukan agar proposal yang disusun tidak hanya mencapai deadline awal September, tapi juga untuk menghindari terjadinya kesalahan dalam penyusunan. (nur.070)



