▴ ▴ - Kedungpucang Cup 2026 Resmi Dibuka, Ajang Silaturahmi dan Pencarian Bibit Atlet Voli
- Gunungan UMKM Wayah Bener Raih Juara III Kirab HARNAS UMKM ke-XI
- Kecamatan Bener Ikuti Rakor Penanganan dan Antisipasi Bencana Kekeringan
- Sekcam Bener Hadiri Rapat Paripurna Penetapan Perubahan APBD Purworejo Tahun 2026
- Tim Monitoring Kecamatan Bener Hadiri Musdes Penetapan RKPDes dan APBDes Perubahan Desa Pekacangan
- Kecamatan Bener Monitoring Penetapan RKPDes dan Perubahan APBDes 2026 Desa Cacaban Lor
- Kesenian Tradisional Topeng Ireng Sekar Rimba Sukses Hibur Masyarakat Sidomukti
- Tim Kecamatan Bener Monitoring Musdes Penetapan Perubahan APBDes 2026 Desa Sendangsari
- Malam Tasyakuran HUT ke-81 Kemerdekaan RI Kecamatan Bener Berlangsung Khidmat
- Sekcam Bener Ikuti Rapat Paripurna DPRD Purworejo
TIM KECAMATAN BENER MONITORING PERCEPATAN PELUNASAN PBB DESA KALIURIP
PELUNASAN PBB

Bener. Tim monitoring percepatan pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kecamatan Bener yang tergabung dalam Tim 2 yang dipimpin oleh Kasi Pemerintahan Desa (Solekun, S.AP), bersama 7 orang anggota lainnya yang merupakan Pejabat struktural dan staf SKPD Kecamatan Bener, melakukan monitoring dan intensifikasi percepatan pelunasan PBB di Desa Kaliurip (Senin, 22 September 2025). Hingga senin 22 September 2025 pelunasan PBB Desa Kaliurip sudah sangat tinggi yaitu 90 % lebih. Sehingga masih memiliki sisa piutang sedikit sebesar Rp. 5.421.228.
Kepala Desa Kaliurip Pardiantoko menyampaikan kepada tim bahwa masih terdapat kendala di salah satu Dusun karena baru saja terjadi penggantian Kepala Dusun. Sehingga transformasi data wajib Pajak belum berjalan maksimal. dan masih adanya wajib pajak dari luar daerah yang belum membayar pajak. Kepala Desa Kaliurip menyampaikan akan lebih mengintensifkan lagi pemungutan pajaknya. dan berjanji sebelum tanggal 30 September segera dapat melunaski
Tim intensifikasi PBB Kecamatan Bener hadir cukup membawa hasil karena dari intesifikasi tersebut dilakukan pencicilan pembayaran sehingga memperkecil sisa piutang yang belum terbayarkan menjadi 5,5 % (Sumber : Bener Super)



