▴ ▴ - Tim Intensifikasi PBB-P2 Kecamatan Bener Monitoring di Desa Kaliboto
- Apel Pagi Kecamatan Bener: Semangat Kerja dan Perkuat Kolaborasi
- Sekcam Bener Hadiri Penyaluran BLT DD di Desa Kedungloteng
- Mini Loka Karya Tribulanan Kedua Puskesmas Bener Digelar, Bahas Pencegahan Leptospirosis
- Seleksi Kepala Dusun 6 Desa Bener Sukses Digelar, Alwi Nur Ifham Raih Hasil Terbaik
- Memetri Desa Pekacangan 2026, Merawat Tradisi dan Mempererat Kebersamaan
- Tim Inovasi Bapperida Kabupaten Purworejo Lakukan Monitoring dan Evaluasi Inovasi Kecamatan Bener
- Camat Bener Apresiasi Paguyuban Seni Jowo sebagai Wadah Pelestarian Budaya Jawa
- Randu Alas Mancing Mania Meriahkan Desa Wadas, Padukan Hiburan dan Kepedulian Sosial
- Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kecamatan Bener Berlangsung Khidmat
TIM KECAMATAN BENER MONITORING PERCEPATAN PELUNASAN PBB DESA KALIURIP
PELUNASAN PBB

Bener. Tim monitoring percepatan pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kecamatan Bener yang tergabung dalam Tim 2 yang dipimpin oleh Kasi Pemerintahan Desa (Solekun, S.AP), bersama 7 orang anggota lainnya yang merupakan Pejabat struktural dan staf SKPD Kecamatan Bener, melakukan monitoring dan intensifikasi percepatan pelunasan PBB di Desa Kaliurip (Senin, 22 September 2025). Hingga senin 22 September 2025 pelunasan PBB Desa Kaliurip sudah sangat tinggi yaitu 90 % lebih. Sehingga masih memiliki sisa piutang sedikit sebesar Rp. 5.421.228.
Kepala Desa Kaliurip Pardiantoko menyampaikan kepada tim bahwa masih terdapat kendala di salah satu Dusun karena baru saja terjadi penggantian Kepala Dusun. Sehingga transformasi data wajib Pajak belum berjalan maksimal. dan masih adanya wajib pajak dari luar daerah yang belum membayar pajak. Kepala Desa Kaliurip menyampaikan akan lebih mengintensifkan lagi pemungutan pajaknya. dan berjanji sebelum tanggal 30 September segera dapat melunaski
Tim intensifikasi PBB Kecamatan Bener hadir cukup membawa hasil karena dari intesifikasi tersebut dilakukan pencicilan pembayaran sehingga memperkecil sisa piutang yang belum terbayarkan menjadi 5,5 % (Sumber : Bener Super)



