▴ ▴ - Kecamatan Bener Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
- UNTUK PENGUATAN BRANDING DAN PERLUASAN PASAR CAMAT BENER SELENGGARAKAN BINTEK DIGITAL MARKETING DAN LEGALITAS USAHA
- Perkuat Kinerja Pemerintahan Desa, Sekretaris Desa Wadas Resmi Dilantik
- Camat Bener hadiri Musdes RKP Desa 2026 dan DU-RKP 2027 Desa Medono
- Dorong Pengelolaan Pasar Yang Efisien Dan Transparan, Kecamatan Bener Ikuti Sosialisasi SNI Pasar Rakyat
- Tampil Cantik Dan Inovatif, Kreasi Menu PKK Kecamatan Bener Curi Perhatian Dewan Juri
- 92 Pelajar Ikuti MTQ Kecamatan Bener 2026, Siap Jadi Duta Qurani Masa Depan
- Pelita Pentas Bener dan Pun Cakep Dorong Kemandirian, Anggota DPO Mulya Aji Ikuti Pelatihan Anyaman Bambu
- FGD Naskah Kuno di Kecamatan Bener, Perkuat Pelestarian Warisan Budaya dan Sejarah
- Kecamatan Bener Monitoring Musrenbangdes dan Musdes RKPDes 2027 di Sendangsari
DOLAN DESA CAMAT BENER DI DESA MEDONO KUNJUNGI PRODUK UNGGULAN KOPI CEMENG
DOLAN DESA

Bener. Camat Bener Kabuapten Purworejo Provinsi Jawa Tengah Vivin Suryandari Feriyani, S.STP.M.M, melakukan kegiatan safari dolan desa ke Desa Medono Kecamatan Bener (Senin 30 Juni 2025). Di Desa Medono Camat Bener mengunjungi produksi kopi cemeng, yang diproduksi oleh pelaku UMKM sekaligus petani kopi Desa Medono (Bpk.Slamet Ngatino), warga Dusun Krjan II Desa Medono Kecamatan Bener. Seorang petani kopi yang meiliki kepiawaian dalam dunia pertanian kopi dan produksi kopi kemasan.
Keistimewaan dari produksi Kopi Cemeng Medono ini adalah, mulai penanaman bahan baku dan proses produksi kopinya, diusahakan sendiri oleh Bapak Slamet Ngatino. Kepiawaian, dan pengalamannya diperoleh saat dirinya menjadi buruh tani kopi di Provinsi Lampung. Tanaman kopi Bapak Slamet mampu menghasilkan buah kopi yang baik dan berkualitas, yang ia budidayakan di kebun kopi miliknya sendiri. Saat ini kopi cemeng kemasan Medono mulai banyak digemari masyarakat, bahkan pemasarannya merambah ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Di DIY peminat kopi cemeng cukup banyak, namun sering terkendala stok barang yang masih sangat terbatas. Karena Kopi cemeng buatan dirinya dipilih dari biji kopi yang berkualitas sama bukan oplosan.
Di Desa Medono Bapak Slamet sudah banyak memberikan motivasi, mengajak dan menularkan pengalamannya kepada masyarakat petani kopi Desa Medono, cara menanam, dan merawat tanaman kopi agar menghasilkan buah kopi yang berkualitas. Tak hanya itu Slamet juga diminta untuk menyampaikan pengetahuan dan pengalamannya di pertemuan KTNA yang diselenggarakan oleh BPP Bener, tentang cara menanam dan merwat taman kopi, serta pengelolaan hasil kopi pasca panen, agar bisa menghasilkan serbuk kopi yang nikmat dan memiliki cita rasa yang tinggi.
Camat Bener sangat terkesan dengan adanya produk unggulan desa Medono kopi cemeng. Tak hanya karena kualitas produk kopi cemeng saja, namun usaha yang telah dilakukan Bapak Slamet Nagtino petani kopi handal ini patut menjadi inspirasi bagi para petani di Kecamatan Bener. Dedikasinya yang tinggi terhadap pertanian kopi dilakukan secara total. Mengingat Kecamatan Bener merupakan wilayah pegunungan, tentunya memiliki potensi yang baik pula untuk pengembangan tanaman kopi. Slamet Ngatino juga sudah mengajarkan tentang usaha pertanian yang tak hanya menghasilkan bahan mentah, namun juga menghasilkan bahan yang siap pakai (Konsumsi). Sehingga memadukan antara usaha pertanian dan indsutri (Hilirisasi Pertanian)
Pemerintah Desa diminta untuk terus memotivasi dan menggerakkan masyarakat agar lebih fokus dalam melaksanakan usaha pertanian, lebih inten dalam membina KTNA, serta melakukan koordinasi yang intensif dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bener untuk usaha pengembangannya. Pemerintah Desa juga diminta untuk membantu memfasilitasi upaya promotif terhadap pemasaran produksi kopi cemeng. Sehingga Desa Medono memiliki ciri khas dalam pengembangan pertanian, serta memiliki produk unggulan yang dapat menjadi Icon dan memiliki daya saing yang kuat. (Sumber : Pemdes Medono, BPP Bener) ( Bener Super)



