▴ ▴
Breaking News
- Pelita Pentas Bener dan Pun Cakep Dorong Kemandirian, Anggota DPO Mulya Aji Ikuti Pelatihan Anyaman Bambu
- FGD Naskah Kuno di Kecamatan Bener, Perkuat Pelestarian Warisan Budaya dan Sejarah
- Kecamatan Bener Monitoring Musrenbangdes dan Musdes RKPDes 2027 di Sendangsari
- Meriah, Bener Expo 2026 Jadi Etalase Potensi Desa dan Produk Unggulan Kecamatan Bener
- Resepsi HUT ke-81 Republik Indonesia Kecamatan Bener Berlangsung Meriah
- LAUNCHING GERAKAN HIBAH JLANTAH SEMANGATI PENILAIAN EVALUASI 10 PROGRAM POKOK PKK DI DESA SIDOMUKTI
- TIM MONITORING KECAMATAN HADIRI MUSDES PENETAPAN RKPDES TAHUN 2027 DESA JATI
- Camat Bener Pantau Langsung Penyaluran Bantuan Pangan Beras di Desa Kaliwader
- Kasubbag Umpeg Kecamatan Bener Hadiri Rakor Persiapan Rakerkab KORPRI Kabupaten Purworejo
- Matangkan Persiapan Kegiatan, LPTQ Kecamatan Bener Adakan Technical Meeting
FGD Naskah Kuno di Kecamatan Bener, Perkuat Pelestarian Warisan Budaya dan Sejarah
FGD Naskah Kuno

Keterangan Gambar : FGD Naskah Kuno di Kecamatan Bener.
BENER – Upaya pelestarian warisan budaya terus dilakukan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Naskah Kuno yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo di Aula Kecamatan Bener, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo, Stephanus Aan Isa Nugroho, S.STP., M.Si., Camat Bener Bambang Surtianto, S.Si., M.Acc., para kepala desa, serta sejumlah tamu undangan. Hadir sebagai narasumber Ahmad Budi Wahyono, S.Sos. dari Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah yang menyampaikan materi mengenai pentingnya penelusuran, pelestarian, dan pemanfaatan naskah kuno sebagai sumber pengetahuan dan identitas budaya.
FGD ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pelestarian naskah kuno yang tersebar di masyarakat. Selain memiliki nilai historis yang tinggi, naskah kuno juga menyimpan berbagai informasi mengenai sejarah, tradisi, budaya, serta kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak untuk memahami pentingnya menjaga keberadaan naskah kuno agar tidak rusak maupun hilang. Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam melindungi dan melestarikan berbagai dokumen bersejarah yang masih dimiliki, sehingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tetap dapat dipelajari dan dimanfaatkan oleh generasi mendatang.
Penelusuran naskah kuno juga perlu dilakukan secara cermat dan hati-hati, mengingat kondisi fisik naskah yang umumnya telah berusia puluhan hingga ratusan tahun. Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak naskah kuno yang dapat diidentifikasi, didokumentasikan, dan dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Purworejo.
FGD Naskah Kuno menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga memori kolektif bangsa serta memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya warisan budaya sebagai sumber pembelajaran, identitas, dan kebanggaan daerah.
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments



