▴ ▴ - Kecamatan Bener Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
- UNTUK PENGUATAN BRANDING DAN PERLUASAN PASAR CAMAT BENER SELENGGARAKAN BINTEK DIGITAL MARKETING DAN LEGALITAS USAHA
- Perkuat Kinerja Pemerintahan Desa, Sekretaris Desa Wadas Resmi Dilantik
- Camat Bener hadiri Musdes RKP Desa 2026 dan DU-RKP 2027 Desa Medono
- Dorong Pengelolaan Pasar Yang Efisien Dan Transparan, Kecamatan Bener Ikuti Sosialisasi SNI Pasar Rakyat
- Tampil Cantik Dan Inovatif, Kreasi Menu PKK Kecamatan Bener Curi Perhatian Dewan Juri
- 92 Pelajar Ikuti MTQ Kecamatan Bener 2026, Siap Jadi Duta Qurani Masa Depan
- Pelita Pentas Bener dan Pun Cakep Dorong Kemandirian, Anggota DPO Mulya Aji Ikuti Pelatihan Anyaman Bambu
- FGD Naskah Kuno di Kecamatan Bener, Perkuat Pelestarian Warisan Budaya dan Sejarah
- Kecamatan Bener Monitoring Musrenbangdes dan Musdes RKPDes 2027 di Sendangsari
MERTI DESA ,DESA PEKACANGAN UPAYA MENJAGA DAN MELESTARIKAN KEBUDAYAAN DI ERA MILENIAL
SELAMATAN MERTI DESA,DESA PEKACANGAN

Keterangan Gambar : Pagelaran wayang kulit sehari semalam dalam rangka Merti desa, Desa Pekacangan Kec.Bener Minggu 18 Agustus 2019
Pagelaran wayang kulit sehari semalam dalam rangka merti desa,Desa Pekacangan Kecamatan Bener dengan lakon SESAJI RAJA SOYO oleh dalang Ki Setyo Adi, S.IP dari Pekacangan dan Ki Slamet Hadi Wibowo dari Ketosari Kecamatan Bener bertempat di halaman rumah Kepala Desa Pekacangan berlangsung sangat meriah pada Minggu 18 Agustus 2019.
Terlihat dari begitu meriahnya antusiasme warga yang datang untuk menyaksikan berlangsungnya pagelaran wayang kulit. Dalam sambutannya Camat Bener yang diwakili Sekcam Bener Nurfiana,S.STP ikut mengayu bagyo atas terselenggaranya acara ini,mengingat bahwa merti desa adalah salah satu cara menjaga dan melestarikan kebudayaan peninggalan nenek moyang yang dalam bahasa Jawa nya ' nguri-uri budaya' serta pada kesempatan tersebut juga turut mendo'akan emoga setelah penyelenggaraan merti desa terlaksana, masyarakat Desa Pekacangan senantiasa diberikan keselamatan,kesejahteraan,kemakmuran, dan desa yang gemah ripah loh jinawi.



