▴ ▴ - Kecamatan Bener Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
- UNTUK PENGUATAN BRANDING DAN PERLUASAN PASAR CAMAT BENER SELENGGARAKAN BINTEK DIGITAL MARKETING DAN LEGALITAS USAHA
- Perkuat Kinerja Pemerintahan Desa, Sekretaris Desa Wadas Resmi Dilantik
- Camat Bener hadiri Musdes RKP Desa 2026 dan DU-RKP 2027 Desa Medono
- Dorong Pengelolaan Pasar Yang Efisien Dan Transparan, Kecamatan Bener Ikuti Sosialisasi SNI Pasar Rakyat
- Tampil Cantik Dan Inovatif, Kreasi Menu PKK Kecamatan Bener Curi Perhatian Dewan Juri
- 92 Pelajar Ikuti MTQ Kecamatan Bener 2026, Siap Jadi Duta Qurani Masa Depan
- Pelita Pentas Bener dan Pun Cakep Dorong Kemandirian, Anggota DPO Mulya Aji Ikuti Pelatihan Anyaman Bambu
- FGD Naskah Kuno di Kecamatan Bener, Perkuat Pelestarian Warisan Budaya dan Sejarah
- Kecamatan Bener Monitoring Musrenbangdes dan Musdes RKPDes 2027 di Sendangsari
Sekcam Bener Hadiri Rakor Penguatan Program Kesehatan Desa
Penanggulangan AIDS, TB, dan Malaria

Keterangan Gambar : Sekretaris Kecamatan Bener, Agus Bambang Aryanto, S.Pd, MM menghadiri Rakor Penggunaan Anggaran Desa Untuk Penanggulangan AIDS, TB dan Malaria Tahun 2026 pada hari Senin, 6 Juli i 2026.
Camat Bener melalui Sekretaris Kecamatan Bener, Agus Bambang Aryanto, S.Pd, MM menghadiri Rapat Koordinasi Penggunaan Anggaran Desa untuk Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis (TB), dan Malaria Tahun 2026 di Ruang Arahiwang Komplek Setda Kabupaten Purworejo, Senin (6/7/2026).
Rapat yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Kesehatan Daerah menekankan optimalisasi pemanfaatan Dana Desa, dengan alokasi minimal 8 persen untuk bidang kesehatan, termasuk penanganan HIV/AIDS, TB, dan malaria sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam rakor disampaikan target Kabupaten Purworejo tahun 2026, yaitu penemuan dan pengobatan seluruh kasus TB, penguatan deteksi dini HIV/AIDS, serta mempertahankan zero kasus malaria melalui pemberdayaan masyarakat dan kader kesehatan desa.
Sebagai tindak lanjut, Kecamatan Bener akan segera berkoordinasi dengan pemerintah desa, Puskesmas, serta para pendamping desa untuk mendorong pengalokasian anggaran dalam APBDes Perubahan 2026, sekaligus memperkuat monitoring dan evaluasi pelaksanaan program di seluruh desa.



